Gelar Rakor, Wabup HST, Gusti Rosyadi: Stabilitas Harga Pangan Jadi Fokus Utama TPID HST

- Penulis

Rabu, 10 September 2025 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup HST, Gusti Rosyadi Elmi memberikan arahan saat Rakor. Foto – Istimewa

MEDIAKITA.CO.ID – Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Gusti Rosyadi Elmi, Lc membuka secara resmi kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tahun 2025 di Ruang Rapat Bapelitbangda Lantai II Kabupaten HST, Rabu (10/9/2025).

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rakor ini sebagai langkah memperkuat strategi, sinergi, dan koordinasi dalam mendukung pengendalian inflasi, khususnya terkait kenaikan harga sejumlah komoditas di HST.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita semua memahami betapa pentingnya inflasi untuk dikendalikan. Inflasi yang tidak terkendali akan melemahkan daya beli masyarakat, meningkatkan angka kemiskinan, bahkan menghambat pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, inflasi yang rendah dan stabil akan meningkatkan iklim usaha, memperkuat daya tarik investasi, dan memberikan kepastian harga,” ujar Wabup.

Ia menegaskan, pengendalian inflasi bukan hanya soal angka statistik, melainkan menyangkut langsung kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah. Data menunjukkan, kenaikan harga beras sebesar 10% saja dapat meningkatkan inflasi hingga 0,9% dan angka kemiskinan sebesar 1,3%.

Karena itu, Wabup menekankan bahwa stabilitas harga pangan menjadi fokus utama TPID HST.

Baca Juga:  DKP3 Balangan Periksa Kesehatan Hewan Kurban Jelang Iduladha

Lebih lanjut, ia memaparkan tantangan yang dihadapi saat ini, mulai dari risiko proteksi pangan global, dampak pemanasan global terhadap cuaca ekstrem, hingga kendala pasokan antar waktu dan antar daerah. Semua hal tersebut membutuhkan kerja sama lintas sektor.

Sejalan dengan arahan pemerintah pusat, Wabup menyampaikan empat pilar strategi pengendalian inflasi, yakni:

1.Keterjangkauan harga melalui pasar murah dan subsidi harga pangan.

2.Ketersediaan pasokan dengan memperkuat peran BUMD, memperluas kerja sama antar daerah, dan mendukung distribusi barang.

3.Kelancaran distribusi lewat perbaikan infrastruktur, subsidi ongkos angkut, serta optimalisasi resi gudang.

4.Komunikasi efektif berupa edukasi konsumen, diversifikasi pangan, dan peningkatan koordinasi antar pemangku kepentingan.

“Kesuksesan kita mengendalikan inflasi adalah soal terjaganya kesejahteraan masyarakat. Saya mengajak seluruh pihak pemerintah daerah, pelaku usaha, BUMD, perbankan, akademisi, hingga masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi,” ucap Wabup.

Ia berharap, melalui rakor ini dapat dirumuskan langkah strategis yang lebih terarah, terukur, dan berkesinambungan, sehingga Kabupaten HST tidak hanya mampu menekan inflasi, tetapi juga memperkuat pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(mask95)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru