Gubernur Kalsel Dorong Pembangunan Jalan Alternatif dan Program Strategis di Hari Jadi ke-75 Kabupaten Banjar

- Penulis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto – MC Kalsel untuk Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID – Puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Banjar ke-75 yang digelar di Alun-alun Ratu Zalecha Martapura, Rabu (27/8/2025), berlangsung khidmat dan meriah, hadir Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin bersama istri, jajaran Forkopimda, Bupati Banjar, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati lokasi perayaan.

Pada puncak harjad ini, Gubernur menyoroti pentingnya percepatan pembangunan jalan alternatif untuk mengurangi beban lalu lintas di jalur provinsi dan nasional, khususnya pada saat kegiatan besar seperti Haul Guru Sekumpul yang mendatangkan jutaan jemaah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap tahun kita menghadapi kepadatan luar biasa, apalagi saat haul. Saya minta Bupati menganggarkan pembebasan lahan sekitar 4 sampai 5 kilometer dari jalur provinsi. Nanti untuk pembangunan jalannya, insya Allah akan kita bantu dari provinsi,” jelasnya.

Muhidin menekankan bahwa langkah ini harus dilakukan segera agar manfaatnya dapat dirasakan sebelum masa jabatannya berakhir. Menurutnya, pembangunan jalan alternatif ini tidak hanya mendukung Kabupaten Banjar, tetapi juga kabupaten tetangga seperti Tapin, Hulu Sungai Selatan, hingga Tabalong.

Baca Juga:  BRIDA Provinsi Kalsel dan Bappelitbangda se-Kalsel Tandatangani Kerja Sama Penguatan Riset dan Inovasi Daerah

Gubernur juga mengingatkan para kepala desa dan masyarakat untuk mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau, khususnya saat membuka lahan.
“Mohon diperhatikan, jangan membuka lahan di musim panas karena sangat rawan kebakaran. Kalau perlu, lakukan saat musim hujan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat sudah melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk memicu hujan, termasuk di Kalsel, guna mengurangi dampak kekeringan dan karhutla.

“Alhamdulillah, meskipun musim kemarau, kita masih sering turun hujan berkat upaya modifikasi cuaca. Mudah-mudahan hujan ini tidak menimbulkan banjir,” harapnya.

Selain infrastruktur, Gubernur juga menekankan pentingnya mendukung program prioritas nasional yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

“Saya minta Bupati dan jajaran mempercepat implementasi program makan bergizi gratis, sekolah rakyat, dan Koperasi Merah Putih agar benar-benar dirasakan masyarakat Banjar,” katanya. (adv/MC Kalsel)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi 91 ASN, Pemko Banjarbaru Terapkan Manajemen Talenta dalam Pengisian Jabatan
Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian
Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar
DKPP Banjar Imbau Pembudidaya Ikan Waspadai Kemarau Panjang, Atur Debit Air hingga Kurangi Kepadatan Tebar
DPRD Banjar Terima Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp2,29 Triliun
Bekali Calon Paskibraka, Sekda Banjar Tekankan Integritas dan Jiwa Nasionalisme
MTQ XLIX Kabupaten Banjar Resmi Dibuka, 725 Peserta dari 20 Kecamatan Siap Berlomba
Kelurahan Mentaos Gelar Temu Karya, Ketua Karang Taruna Mentaos Periode 2026–2030 Terpilih 

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Rotasi 91 ASN, Pemko Banjarbaru Terapkan Manajemen Talenta dalam Pengisian Jabatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:38 WIB

DKPP Banjar Imbau Pembudidaya Ikan Waspadai Kemarau Panjang, Atur Debit Air hingga Kurangi Kepadatan Tebar

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:12 WIB

DPRD Banjar Terima Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp2,29 Triliun

Berita Terbaru