Hasil Penilaian Maladministrasi dan Opini Ombudsman RI 2025; Gubernur H. Muhidin Tekankan SKPD Berikan Pelayanan Profesional, Transparan, Cepat dan Tepat serta Bebas dari Maladministrasi

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Gubernur Kalimnatan Selatan H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, menerima Hasil Penilaian Opini Ombudsman RI Tahun 2025 yang diserahkan langsung oleh Ketua Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan, Hadi Rahman, bertempat di Aula Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Kamis (16/4/2026).

Hasil Penilaian Maladministrasi dan Opini Ombudsman RI tahun 2025, Pemerintah Provinsi Kalsel mendapat nilai 79,03 dengan kategori Baik, dengan Opini Kualitas Tinggi tanpa Maladministrasi dan dengan Tingkat Kepatuhan yang Tinggi.

Sedangkan berdasarkan Unit Layanan di sektor Sosial, yang mendapatkan kualitas dengan kategori ‘Sangat Baik’ diraih oleh Panti Rehabilitasi sosial Penyandang Disabilitas Netra Fisik Fajar Harapan dengan perolehan nilai 90,23. Di sektor Kesehatan, RSUD Ulin Banjarmasin mendapatkan kualitas pelayanan dengan kategori ‘Cukup’ dengan nilai 77,70 dan untuk sektor Pendidikan, ada SMAN 3 Banjarbaru dengan nilai 69,16 dengan kualitas layanan masuk kategori ‘cukup’.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin menyampaikan penilaian dari Ombudsman RI ini sangat besar artinya, untuk peningkatan pengawasan pelayanan publik dan pencegahan maladministrasi.

“Hasil dari penilaian Ombudsman ini, tentunya menjadi gambaran bagi kita, untuk lebih mengetahui kelemahan pelayanan publik di provinsi kita. Dari opini Ombudsman ini, saya minta kepada seluruh perangkat daerah, agar memberikan perhatian yang serius terhadap catatan dan rekomendasi yang disampakan oleh ombudsman, karena kita memegang teguh perbaikan tiada henti dalam orientasi pelayanan di pemerintah provinsi kalimantan selatan,” ucap Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin membacakan sambutan gubernur.

Ditekankan Gubernur H. Muhidin, bahwa publik yang menerima layanan secara nyaman, mudah dan cepat, bukan hanya meningkatkan kepercayaan masyarakat, tetapi juga menjadi faktor positif untuk mendorong daya saing investasi di Kalsel.

Baca Juga:  Nilai SPI Melonjak, Kabupaten Banjar Kini Masuk Zona Terjaga

“Karena itu, perbaikan terus menerus di sektor pelayanan publik, menjadi tanggung jawab kita bersama. Kekurangan dan kelemahan pelayanan publik di daerah kita harus dibenahi, agar kita bisa tampil sebagai daerah dengan pelayanan publik yang prima,” tegas Gubernur Kalsel, H. Muhidin.

Gubernur H. Muhidin juga mengajak seluruh OPD Provinsi Kalsel agar berkomitmen dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, transparan, cepat dan tepat, dan bebas dari maladministrasi.

Sementara itu, Ketua Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan, Hadi Rahman, menyampaikan bahwa penilaian opini ini merupakan bagian dari upaya pengawasan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di daerah. Ia berharap hasil yang disampaikan dapat menjadi motivasi bagi seluruh instansi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dapat terus meningkatkan kinerja pelayanan publik, serta memperkuat budaya melayani demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

Selain menyerahkan hasil penilaian Maladministrasi dan Opini dari Ombudsman RI tahun 2025, dalam kesempatam tersebut juga diserahkan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi Ombudsman RI, atas keberhasilan Panti Rehabilitasi sosial Penyandang Disabilitas Netra Fisik Fajar Harapan mendapat kategori kualitas layanan ‘Sangat Baik’ oleh Ketua Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan, Hadi Rahman kepada Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin didampingi Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Muhammad Farhanie. Serta turut disaksikan para Tenaga Ahli Gubernur dan para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang hadir dalam acara tersebut. (adv/Adpim)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi 91 ASN, Pemko Banjarbaru Terapkan Manajemen Talenta dalam Pengisian Jabatan
Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian
Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar
DPRD Banjar Terima Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp2,29 Triliun
Bekali Calon Paskibraka, Sekda Banjar Tekankan Integritas dan Jiwa Nasionalisme
MTQ XLIX Kabupaten Banjar Resmi Dibuka, 725 Peserta dari 20 Kecamatan Siap Berlomba
Kelurahan Mentaos Gelar Temu Karya, Ketua Karang Taruna Mentaos Periode 2026–2030 Terpilih 
Pemusatan Diklat Paskibraka Banjarbaru 2026 Resmi Dibuka, Siapkan Pengibar Merah Putih Berkarakter

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Rotasi 91 ASN, Pemko Banjarbaru Terapkan Manajemen Talenta dalam Pengisian Jabatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:12 WIB

DPRD Banjar Terima Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp2,29 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:09 WIB

Bekali Calon Paskibraka, Sekda Banjar Tekankan Integritas dan Jiwa Nasionalisme

Berita Terbaru