Inflasi Terkendali, Kesejahteraan Pangan dan Digitalisasi Daerah Jadi Fokus Utama

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto – MC Kalsel untuk Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, menyampaikan apresiasi atas capaian Kalsel ,yang berhasil menjaga inflasi tetap rendah dan stabil, serta menempati peringkat pertama dalam indeks ketahanan pangan nasional.

Ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Kalsel di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel, Jumat (29/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel, saya menyampaikan rasa bangga karena capaian inflasi kita tetap terkendali, dan lebih dari itu, Kalsel juga menempati peringkat pertama dalam ketahanan pangan nasional. Prestasi ini harus terus kita pertahankan dan tingkatkan,” ungkap Syarifuddin Panjang lebar.

Menurutnya, stabilitas harga perlu dijaga melalui pelaksanaan program pengendalian inflasi yang lebih terukur dan berkelanjutan. Hal ini mencakup penguatan produksi pertanian untuk menjamin kesejahteraan petani, perbaikan tata niaga pangan, serta peningkatan distribusi yang merata.

Ia menambahkan, arahan Presiden pada Rakornas TPID menjadi pegangan penting dalam merumuskan langkah konkret, termasuk percepatan penggunaan teknologi pertanian, peningkatan akses pasar, serta dukungan riset dan inovasi dari perguruan tinggi.

Baca Juga:  Pemkab Balangan Apresiasi Guru Berprestasi pada HUT PGRI dan HGN 2025

“Sinergi antar instansi perlu terus diperkuat agar pasokan pangan terjaga dan harga tetap stabil,” tegasnya.

Lebih lanjut, Syarifuddin menekankan pentingnya percepatan realisasi APBD untuk mendukung ketahanan pangan dan program stabilisasi harga di daerah. Kerja sama dengan Bulog dan optimalisasi penyaluran beras melalui SPHP juga menjadi prioritas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain, Sekdaprov menegaskan bahwa digitalisasi daerah, khususnya melalui program TP2DD, harus menjadi agenda bersama. Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu memperkuat transparansi, efisiensi, dan integrasi layanan keuangan pemerintah daerah.

“Elektronifikasi transaksi pemerintah daerah di Kalsel diharapkan dapat menjadi percontohan bagi daerah lain, sekaligus memperluas akses layanan digital bagi masyarakat,” ujarnya.

“Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bulog, dan seluruh pemangku kepentingan, saya optimistis inflasi terkendali, pangan aman, dan digitalisasi daerah semakin maju,” tutupnya. (adv/MC Kalsel)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya
Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM
Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik
Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025
Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya
Puluhan Gerai Koperasi Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Siap Masuk Tahap Pengelolaan
Empat Jembatan Dibangun Kodim 1006/Banjar, Akses Warga di Banjar dan Banjarbaru Makin Terhubung
PTAM Intan Banjar Buka Layanan Pasang Meter Baru Secara Online

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:26 WIB

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya

Berita Terbaru

Bisnis

Sensible Medical insurance Preparations

Rabu, 26 Agu 2026 - 10:31 WIB