Ketua TP Posyandu Kalsel Hj. Fathul Jannah Muhidin Dorong Percepatan Posyandu Wasaka 6 SPM; Targetkan Seluruh Posyandu Aktif pada 2030

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh perangkat daerah dalam mendukung penguatan Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan dasar masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat persiapan Rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Penyelenggaraan Posyandu Wasaka 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sekaligus finalisasi Rencana Strategis (Renstra) Posyandu Kalimantan Selatan Tahun 2026–2030 di Aula Sasangga Banua Eks Kantor Gubernur Km 0 Banjarmasin, Selasa (2/6/2026).

Dalam arahannya, Hj. Fathul Jannah Muhidin meminta seluruh kepala SKPD untuk tidak memandang Posyandu hanya sebagai urusan sektor kesehatan semata. Menurutnya, Posyandu saat ini telah bertransformasi menjadi wadah pelayanan terpadu yang mencakup enam bidang pelayanan dasar bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya meminta seluruh kepala SKPD ikut serta dan memprioritaskan program Posyandu agar terwujud Posyandu Wasaka 6 SPM yang berkualitas. Posyandu bukan hanya milik sektor kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah sesuai tugas dan fungsinya masing-masing,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penyusunan Renstra Posyandu Wasaka 6 SPM Tahun 2026–2030 menjadi langkah strategis untuk memastikan pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Selatan berjalan secara terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Renstra ini kita susun sebagai blueprint pembangunan sumber daya manusia berbasis keluarga dan masyarakat. Di dalamnya terintegrasi pelayanan kesehatan, pendidikan, sosial, pangan dan gizi, lingkungan hidup, hingga perlindungan perempuan dan anak dalam satu sistem tata kelola yang terpadu,” ujarnya.

Menurut isteri Gubernur H. Muhidin itu, pendekatan tersebut menjadi penting karena berbagai persoalan pembangunan harus diselesaikan mulai dari tingkat keluarga. Oleh karena itu, Posyandu harus diperkuat agar mampu menjadi pusat layanan dasar yang mudah diakses masyarakat.

Baca Juga:  Bank Sampah “SIPALUI” Resmi Diluncurkan di SDN 3 Kemuning, Kini Siswa Bisa Menabung dari Sampah

“Melalui Posyandu Wasaka 6 SPM, kita ingin menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat, lebih tepat sasaran, lebih terintegrasi, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah. Posyandu harus menjadi pusat pelayanan dasar yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan program Posyandu Wasaka akan memberikan kontribusi besar terhadap pencapaian visi pembangunan daerah.

“Pembangunan sumber daya manusia yang dimulai dari keluarga akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Kalsel Bekerja. Ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung target pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan sebesar 8,1 persen pada tahun 2030 serta mempersiapkan Kalimantan Selatan menuju Gerbang Logistik Kalimantan Tahun 2045,” ungkapnya.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan sejumlah target yang ingin dicapai pada tahun 2030. Di antaranya seluruh Posyandu di Kalimantan Selatan aktif dan melaksanakan layanan 6 SPM, seluruh kecamatan memiliki Pokjanal Posyandu yang aktif, seluruh keluarga terdata dalam sistem, serta seluruh kabupaten/kota terhubung melalui Dashboard Posyandu Wasaka.

“Target-target ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi arah bersama yang harus kita capai melalui kolaborasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan. Dengan sinergi yang kuat, saya optimistis Posyandu Wasaka akan menjadi model pelayanan dasar yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya
Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM
Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik
Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025
Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya
Puluhan Gerai Koperasi Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Siap Masuk Tahap Pengelolaan
Empat Jembatan Dibangun Kodim 1006/Banjar, Akses Warga di Banjar dan Banjarbaru Makin Terhubung
PTAM Intan Banjar Buka Layanan Pasang Meter Baru Secara Online

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:26 WIB

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya

Berita Terbaru

public

Pin up: la mejor opción para juegos en línea en Chile

Senin, 24 Agu 2026 - 22:18 WIB