Pemko Banjarbaru Bongkar Dugaan Penyimpangan Rp2,6 Miliar di Dinkes, Audit Dipercepat

- Penulis

Rabu, 19 November 2025 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Pemerintah Kota Banjarbaru akhirnya membeberkan langkah tegas mereka setelah muncul dugaan penyimpangan anggaran miliaran rupiah di Dinas Kesehatan. Kasus yang menyita perhatian publik itu kini resmi masuk tahap audit penuh oleh Inspektorat.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, dalam konferensi pers di Aula Gawi Balai Kota Banjarbaru, Rabu (19/11/2025) petang. Ia mengatakan bahwa laporan dugaan penyimpangan diterima Pemko pada 10 November 2025, dan langsung ditindaklanjuti tanpa menunggu waktu.

“Begitu laporan kami terima, kami langsung meminta Inspektorat melakukan audit ke dinas terkait. Semua harus melalui proses sesuai ketentuan,” ujar Sirajoni.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sirajoni, dugaan penyimpangan ini mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby. Pemko meminta audit dipercepat agar seluruh fakta bisa segera terungkap.

“Pesan Ibu Wali Kota jelas: buka seterang-terangnya. Siapa pun yang melanggar, tindak. Tapi kami perlu waktu agar semua sesuai aturan,” tegasnya.

Baca Juga:  Berbagi di Bulan Ramadan, Polres Banjarbaru dan Kapolda Kalsel Bagikan Takjil

Ia juga meminta publik untuk tidak berspekulasi terkait rumor adanya pegawai yang diduga terlibat. Pemko menunggu hasil pemeriksaan resmi APIP sebelum mengambil kesimpulan.

“Ada pegawai yang tidak masuk kerja, tapi kami tidak bisa langsung menyebut yang bersangkutan sebagai pelaku. Kita tunggu audit,” katanya.

Meski tengah disorot, Pemko memastikan pembayaran gaji pegawai Dinkes tetap berjalan guna menjaga stabilitas kerja dan psikologis para ASN.

Audit Inspektorat mencakup seluruh pengelolaan keuangan, termasuk Uang Persediaan (UP) tahun anggaran 2025. Dari total UP Rp3 miliar, sekitar Rp2,6 miliar diduga tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Pemko juga menyatakan siap berkoordinasi dengan aparat kepolisian jika diperlukan dalam proses penyelidikan.

Menutup konferensi pers, Sirajoni menegaskan bahwa hasil audit akan dipublikasikan kepada masyarakat secara terbuka.

“Jika audit selesai, insyaAllah kami sampaikan kembali dalam konferensi pers berikutnya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Sekda turut didampingi perwakilan Inspektorat dan BKPSDM Kota Banjarbaru.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi 91 ASN, Pemko Banjarbaru Terapkan Manajemen Talenta dalam Pengisian Jabatan
Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian
Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar
DPRD Banjar Terima Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp2,29 Triliun
Bekali Calon Paskibraka, Sekda Banjar Tekankan Integritas dan Jiwa Nasionalisme
MTQ XLIX Kabupaten Banjar Resmi Dibuka, 725 Peserta dari 20 Kecamatan Siap Berlomba
Kelurahan Mentaos Gelar Temu Karya, Ketua Karang Taruna Mentaos Periode 2026–2030 Terpilih 
Pemusatan Diklat Paskibraka Banjarbaru 2026 Resmi Dibuka, Siapkan Pengibar Merah Putih Berkarakter

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Rotasi 91 ASN, Pemko Banjarbaru Terapkan Manajemen Talenta dalam Pengisian Jabatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:12 WIB

DPRD Banjar Terima Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp2,29 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:09 WIB

Bekali Calon Paskibraka, Sekda Banjar Tekankan Integritas dan Jiwa Nasionalisme

Berita Terbaru