Pemprov Kalsel Dorong Peningkatan Kualitas Pengelolaan Administrasi Kependudukan

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalsel terus mendorong peningkatan kualitas pengelolaan administrasi kependudukan melalui penguatan koordinasi dan pemanfaatan data yang terintegrasi.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan yang secara resmi dibuka oleh Gubernur Kalsel , H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. M. Syarifuddin, di Kawasan Wisata Kampung Putra Bulu, Desa Awang Bangkal, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Rabu (13/5/2026) pagi.

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kalsel ini diselenggarakan dalam rangka pemenuhan data tata kelola penyelenggaraan informasi administrasi kependudukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, rakor bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan informasi administrasi kependudukan serta optimalisasi pemanfaatan data kependudukan di Provinsi Kalsel.

Lewat sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekdaprov Kalsel, H. M. Syarifuddin, Gubernur H. Muhidin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rapat koordinasi tersebut sebagai langkah strategis dalam menyamakan persepsi dan menyelaraskan program kerja pengelolaan administrasi kependudukan di daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel, saya menyambut baik dan mengapresiasi dilaksanakannya rapat koordinasi daerah ini. Pertemuan ini memiliki nilai strategis dalam upaya kita bersama untuk menyamakan persepsi, menyelaraskan program kerja, serta mencari solusi atas berbagai tantangan dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan di daerah kita tercinta,” ucapnya.

Gubernur H. Muhidin menegaskan, administrasi kependudukan merupakan fondasi utama dalam pelayanan publik. Menurutnya, data kependudukan yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.

“Administrasi kependudukan adalah dasar dari segala pelayanan publik. Data kependudukan yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi merupakan kunci utama dalam keberhasilan perencanaan pembangunan, pengalokasian anggaran, pembangunan demokrasi, serta penegakan hukum dan pencegahan kriminal,” lanjutnya.

Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, pemanfaatan data kependudukan, lanjutnya, harus dilakukan secara optimal dengan tetap menjaga keamanan dan kerahasiaan data pribadi masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui rakor ini, Pemerintah Provinsi Kalsel berharap terjalin koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam sinkronisasi data kependudukan.

“Kita harus memastikan bahwa setiap warga negara, khususnya di Kalsel, memiliki identitas kependudukan yang legal dan tercatat secara akurat dalam sistem informasi administrasi kependudukan,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur H. Muhidin juga mendorong agar pemanfaatan data kependudukan dapat diperluas untuk mendukung berbagai sektor pelayanan publik, mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial hingga perbankan, sehingga masyarakat dapat merasakan kemudahan dan kecepatan dalam mengakses layanan pemerintah.

Menutup sambutannya, Gubernur Kalsel H. Muhidin, berharap seluruh peserta Rapat Koordinasi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan untuk mengikuti kegiatan dengan serius dan memanfaatkan forum tersebut sebagai wadah memperkuat pemahaman serta koordinasi antarinstansi.

Baca Juga:  Kado HUT ke-80 RI, RSD Idaman Resmikan Mobil Darah dan ESWL Dalam Forum Konsultasi Publik

“Manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan menggali informasi sebanyak-banyaknya dari para narasumber, sehingga hasil dari rapat koordinasi ini dapat diimplementasikan dengan baik di unit kerja masing-masing,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kalsel, Dewi Fuziarti dalam sambutannya, mengapresiasi kehadiran seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai upaya memperkuat sinergi dan koordinasi pengelolaan administrasi kependudukan di daerah.

“Selamat datang dan terimakasih, Kami berharap forum ini dapat menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi, berbagi informasi, dan menyamakan persepsi dalam pengelolaan administrasi kependudukan di Kalsel,” ujarnya.

Dewi menjelaskan, pelaksanaan rakor ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola informasi administrasi kependudukan, khususnya dalam pemanfaatan data kependudukan yang akurat, terpadu, dan aman.

Selain itu, Dewi juga berharap melalui kegiatan tersebut seluruh peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait pemanfaatan data kependudukan serta penerapan keamanan informasi dalam pelayanan administrasi kependudukan.

“Kami berharap hasil dari rakor ini dapat diimplementasikan secara optimal di masing-masing daerah sehingga pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat dapat semakin cepat, tepat, dan berkualitas,” tambahnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten/kota berprestasi di wilayah Provinsi Kalsel.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel.
Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Kalsel atas dedikasi, inovasi, dan kinerja terbaik pemerintah daerah dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan.

Selain itu, penghargaan juga diberikan sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong pencapaian target-target nasional administrasi kependudukan di masing-masing daerah.

Usai dibuka secara resmi, kegiatan Rapat Koordinasi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Direktur Integrasi Data Kependudukan Daerah Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri yang diwakili Koordinator Wilayah Kalimantan Selatan, Ashari.

Dalam pemaparannya, Ashari menyampaikan materi terkait pemanfaatan data dan dokumen kependudukan, termasuk aspek keamanan informasi dalam pelaksanaan pemanfaatan data kependudukan guna mendukung pelayanan publik yang lebih efektif, akurat, dan terintegrasi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, para narasumber, kepala dinas kabupaten/kota yang menangani urusan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil se-Kalsel, para peserta rapat, serta tamu undangan lainnya. (Adv/Adpim)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi 91 ASN, Pemko Banjarbaru Terapkan Manajemen Talenta dalam Pengisian Jabatan
Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian
Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar
DPRD Banjar Terima Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp2,29 Triliun
Bekali Calon Paskibraka, Sekda Banjar Tekankan Integritas dan Jiwa Nasionalisme
MTQ XLIX Kabupaten Banjar Resmi Dibuka, 725 Peserta dari 20 Kecamatan Siap Berlomba
Kelurahan Mentaos Gelar Temu Karya, Ketua Karang Taruna Mentaos Periode 2026–2030 Terpilih 
Pemusatan Diklat Paskibraka Banjarbaru 2026 Resmi Dibuka, Siapkan Pengibar Merah Putih Berkarakter

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Rotasi 91 ASN, Pemko Banjarbaru Terapkan Manajemen Talenta dalam Pengisian Jabatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:12 WIB

DPRD Banjar Terima Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp2,29 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:09 WIB

Bekali Calon Paskibraka, Sekda Banjar Tekankan Integritas dan Jiwa Nasionalisme

Berita Terbaru