Pemprov Kalsel Studi Tiru ke Food Station dan Pasar Jaya, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi

- Penulis

Rabu, 30 Juli 2025 - 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto – MC Kalsel untuk Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung pengendalian inflasi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan kegiatan studi tiru ke Food Station Jakarta dan Perumda Pasar Jaya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Akselerasi dan Sinergi Optimalisasi Peran Serta BUMD Pangan, yang bertujuan menjaga stabilitas harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta pengembangan kapasitas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Kalimantan Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Kalsel H. Muhidin dalam kegiatan ini diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, Ariadi Noor. Dalam pertemuan bersama jajaran manajemen Food Station dan Perumda Pasar Jaya, dibahas berbagai strategi dan best practice dalam pengelolaan BUMD pangan serta upaya menjaga rantai pasok bahan pangan dari hulu ke hilir.

“Kami melihat potensi lahan pertanian di Kalimantan Selatan sangat besar. Ke depan, kami ingin memaksimalkan pemanfaatan lahan tersebut agar hasil panen petani bisa diserap dan dikelola lebih optimal melalui peran BUMD pangan,” ujar Ariadi Noor.

Baca Juga:  Dispora Kalsel sapu bersih dua laga trofeo persahabatan di Yogyakarta

Selain fokus pada penguatan rantai pasok, studi tiru ini juga menyoroti pentingnya digitalisasi sistem pembayaran di pasar. Dalam hal ini, Bank Indonesia turut mendorong penggunaan QRIS oleh para pedagang sebagai bagian dari ekosistem transaksi non-tunai yang lebih transparan dan efisien.

Isu lingkungan pun menjadi perhatian. Pengolahan sampah di pasar-pasar tradisional dibahas sebagai upaya mendorong penerapan sistem daur ulang dalam pengelolaan pasar yang berkelanjutan serta mendukung terbentuknya ekonomi sirkular.

Kegiatan studi tiru ini menjadi langkah konkret Pemprov Kalsel dalam membangun sinergi antara instansi pemerintah, BUMD, dan lembaga keuangan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah serta menciptakan ekosistem pengendalian inflasi yang tangguh dan adaptif di Kalimantan Selatan. (adv/rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya
Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM
Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik
Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025
Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya
Puluhan Gerai Koperasi Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Siap Masuk Tahap Pengelolaan
Empat Jembatan Dibangun Kodim 1006/Banjar, Akses Warga di Banjar dan Banjarbaru Makin Terhubung
PTAM Intan Banjar Buka Layanan Pasang Meter Baru Secara Online

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:26 WIB

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya

Berita Terbaru

Bisnis

Sensible Medical insurance Preparations

Rabu, 26 Agu 2026 - 10:31 WIB