Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Siap Dukung Warisan Intan Banjarbaru

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Banjarbaru, H. Erna Lisa Halaby saat melakukan pertemuan dengan Menteri Ekraf RI. Foto – MC BJB.

MEDIAKITA.CO.ID – Keinginan Pemerintah Kota Banjarbaru menjadikan kebudayaan sebagai fondasi pembangunan daerah terus diperkuat. Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby bersama rombongan Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Banjarbaru, melanjutkan rangkaian pertemuan strategis dengan mengunjungi Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (RI), Jakarta, Jumat (06/02/2026).

Kedatangan rombongan disambut hangat langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Pertemuan tersebut membawa satu misi utama, yakni meminta dukungan pemerintah pusat untuk penetapan Kecamatan Cempaka sebagai Living Museum, kawasan budaya hidup yang berbasis sejarah, tradisi dan kearifan lokal masyarakat Banjarbaru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Lisa menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar pelestarian sejarah, melainkan strategis pembangunan berkelanjutan yang memadukan budaya, edukasi dan ekonomi kreatif.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Kebudayaan yang telah menerima pertemuan ini. Kehadiran kami adalah ikhtiar untuk menyelaraskan arah kebijakan pusat dan daerah, agar pembangunan kebudayaan di Banjarbaru berjalan seiring dan saling menguatkan,” ucapnya.

Masih kata Wali Kota Lisa, dirinya menjelaskan pengembangan daerah Cempaka sebagai Living Museum tidak hanya bertujuan melestarikan sejarah dan budaya, namun menjadi fondasi Banjarbaru menuju Kota Kreatif Nasional 2027.

“Kami memohon arahan dan dukungan Bapak Menteri, khususnya terkait pengembangan Kecamatan Cempaka sebagai Living Museum. Besar harapan kami, Cempaka dapat menjadi ruang hidup kebudayaan yang berkelanjutan. Sekaligus sebagai penggerak ekonomi kreatif berbasis budaya,” ujarnya.

Pada kesempatan ini juga, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon turut memberikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kota Banjarbaru dan KEK Banjarbaru yang dinilai serius menempatkan kebudayaan sebagai kekuatan strategis daerah.

Baca Juga:  Gubernur H. Muhidin Telepon Langsung GM PLN Kalselteng, Minta Kepastian Listrik Normal di Banua

“Kementerian Kebudayaan terbuka untuk memberikan dukungan maksimal, termasuk pendampingan teknis agar pengembangan Cempaka dapat berjalan terarah dan berkelanjutan. Melalui Kementerian Kebudayaan, saya mendorong Pemerintah Kota Banjarbaru untuk berkoordinasi aktif dengan satuan kerja Kementerian didaerah agar langkah-langkah yang dilakukan bisa lebih optimal,” katanya.

Cempaka, khususnya kawasan Pumpung, dikenal sebagai jantung pendulangan intan tradisional. Dari tanah inilah lahir kisah besar penemuan Intan Trisakti, intan mentah terbesar yang pernah ditemukan di Indonesia dengan berat 166,75 karat.

Penemuan bersejarah itu terjadi pada 26 Agustus 1965, ditemukan oleh 24 pendulang yang dipimpin H. Matsam. Intan tersebut kemudian dinamai langsung oleh Presiden Soekarno sebagai simbol kesaktian dan kedaulatan bangsa. Nilainya ditaksir mencapai Rp10 triliun.

Namun di balik kilaunya, tersimpan perjuangan panjang para pendulang yang selama ini jarang tersorot.

Melalui gagasan Cempaka Living Museum, cerita waktu itu dihidupkan kembali. Bukan sekadar dikenang, tetapi dijadikan ruang edukasi, destinasi wisata sejarah, serta motor penggerak ekonomi kreatif berbasis budaya.

Konsep ini diharapkan mampu menjadikan Cempaka sebagai laboratorium kebudayaan terbuka tempat generasi muda belajar sejarah, wisatawan merasakan pengalaman autentik, dan masyarakat lokal memperoleh manfaat ekonomi secara langsung.

Dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah, Banjarbaru optimistis Cempaka akan tumbuh bukan hanya sebagai saksi masa lalu, tetapi juga sebagai episentrum masa depan kebudayaan dan ekonomi kreatif Kalimantan Selatan. (adv/MedCenBJB/san)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya
Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM
Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik
Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025
Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya
Puluhan Gerai Koperasi Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Siap Masuk Tahap Pengelolaan
Empat Jembatan Dibangun Kodim 1006/Banjar, Akses Warga di Banjar dan Banjarbaru Makin Terhubung
PTAM Intan Banjar Buka Layanan Pasang Meter Baru Secara Online

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:26 WIB

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya

Berita Terbaru

Bisnis

Sensible Medical insurance Preparations

Rabu, 26 Agu 2026 - 10:31 WIB