MEDIAKITA.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) melalui percepatan implementasi Corporate University ASN. Upaya tersebut diwujudkan lewat Rapat Koordinasi Pengembangan Corporate University ASN yang digelar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan.
Rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Bakumpulan BKD Provinsi Kalimantan Selatan itu dipimpin langsung Kepala BKD Provinsi Kalimantan Selatan, Noryadi, S.E., M.Si. Kegiatan menjadi bentuk sinergi antarperangkat daerah dalam memperkuat transformasi pengembangan kompetensi ASN.
Pengembangan Corporate University ASN merupakan langkah strategis untuk membangun sistem pembelajaran yang terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kinerja aparatur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksanaannya mengacu pada Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 6 Tahun 2023 tentang Sistem Pembelajaran Pengembangan Kompetensi Secara Terintegrasi (Corporate University). Selain itu, implementasinya juga diselaraskan dengan Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta ASN.
Dalam rapat tersebut, sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan. Di antaranya penguatan pengembangan kompetensi ASN berbasis kinerja sebagai fondasi peningkatan kapasitas dan profesionalisme aparatur.
Selain itu, peserta juga menyamakan persepsi mengenai implementasi Corporate University ASN sebagai sistem pembelajaran yang terstruktur, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Pembahasan turut mencakup integrasi Corporate University dengan Manajemen Talenta ASN. Langkah ini diharapkan mampu mendukung proses penempatan, pengembangan, hingga percepatan talenta terbaik di lingkungan pemerintahan.
Melalui forum tersebut, BKD dan BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan berharap terbangun keselarasan kebijakan, strategi, dan implementasi pengembangan ASN. Dengan demikian, pengembangan kompetensi aparatur tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan individu, tetapi juga mendukung pencapaian tujuan organisasi serta pembangunan daerah secara menyeluruh. (rdn)













