Upaya Serius Banjarbaru, Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby Temui Menteri Lingkungan Hidup, Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah dari Sumbernya

- Penulis

Jumat, 3 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, melakukan kunjungan kerja ke kantor Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia atau Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, bersama para lurah dan camat Se-Kota Banjarbaru, Jumat (03/04/2026).

Pemerintah Kota Banjarbaru menunjukkan keseriusannya dalam membenahi tata kelola lingkungan dengan langkah strategis langsung ke tingkat nasional.

Kunjungan ini bertujuan untuk bertemu langsung dengan Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, sebagai upaya memperkuat sistem pengelolaan sampah serta mendorong terciptanya inovasi dalam pengolahan sampah yang dimulai dari proses pemilahan di sumbernya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Lisa Halaby datang tidak sendiri, turut mengajak para lurah dan camat sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat, serta jajaran SKPD terkait, yakni Dinas Lingkungan Hidup agar dapat memahami langsung arah kebijakan nasional serta praktik terbaik pengelolaan sampah yang dapat diterapkan hingga ke tingkat kelurahan.

Pada hari pertama kunjungan, Pemerintah Kota Banjarbaru mengawali kegiatan dengan pertemuan resmi bersama Menteri Lingkungan Hidup RI. Selanjutnya, rombongan dijadwalkan mengikuti studi tiru terkait pengelolaan sampah dengan meninjau langsung penerapan pemilahan sampah organik dan anorganik yang telah berjalan dengan baik di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Wali Kota Lisa Halaby menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan momentum penting bagi Banjarbaru untuk memperoleh arahan, saran, serta bimbingan langsung dari pemerintah pusat guna mempercepat perbaikan sistem pengelolaan sampah di daerah.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banjarbaru telah melakukan berbagai analisis untuk mempercepat langkah-langkah perbaikan sebagai tindak lanjut dari surat Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia terkait penilaian kinerja pengelolaan sampah.

“Kota Banjarbaru akan terus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah, baik dari aspek pengurangan, pemilahan, pengangkutan hingga pengolahan akhir,” ujar Lisa.

Menurutnya, hasil pembelajaran dari studi tiru di Kelurahan Rorotan nantinya akan diadopsi dan diterapkan secara bertahap di Kota Banjarbaru, dimulai dari tingkat kelurahan hingga menjadi gerakan kota secara menyeluruh.

“Salah satu target dalam pengelolaan sampah di Kota Banjarbaru yaitu terwujudnya pemilahan sampah rumah tangga dari sumbernya dengan melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung,” tambahnya.

Baca Juga:  Pemkab Balangan Matangkan IPRO Wisata Maranting dan Hilirisasi Batubara

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif yang dilakukan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam memperbaiki tata kelola lingkungan.

Menurutnya, sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru memiliki banyak keunggulan yang dapat menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan hidup di kawasan tersebut.

“Kota Banjarbaru tentunya sudah banyak menyandang predikat yang patut dibanggakan. Banjarbaru yang didesain dengan apik sejak zaman penjajahan memiliki karakteristik tata kota yang relatif tertata,” ujarnya.

Ia bahkan menilai Banjarbaru memiliki potensi besar menjadi barometer pengelolaan lingkungan hidup di Kalimantan.

“Mungkin Banjarbaru termasuk kota yang paling baik di Kalimantan. Dengan demografi yang lebih tertata dibandingkan kota lain, mestinya Banjarbaru bisa menjadi barometer penanganan pola lingkungan hidup di Kalimantan Selatan,” katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan dan pendampingan yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia atau Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Kota Banjarbaru memperoleh nilai kinerja pengelolaan sampah sebesar 48,56 dengan rincian sebagai berikut:

a) Anggaran dan kebijakan: 12,33 dari bobot maksimal 20 (61 persen)

b) SDM dan fasilitasi: 15,94 dari bobot maksimal 30 (54 persen)

c) Capaian kinerja pengelolaan sampah: 20,28 dari bobot maksimal 50 (41 persen)

Sementara itu, capaian pengelolaan sampah secara keseluruhan baru mencapai 10,97 persen, masih berada di bawah ambang 25 persen, sehingga Kota Banjarbaru masuk dalam kategori kota dalam pembinaan.

Menyikapi hasil tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan komitmennya untuk segera melakukan berbagai analisis dan langkah percepatan perbaikan sebagai tindak lanjut dari evaluasi yang diberikan pemerintah pusat.

Melalui kolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Pemko Banjarbaru optimistis transformasi sistem pengelolaan sampah berbasis pemilahan dari sumber dapat segera terwujud, sekaligus menjadikan Banjarbaru sebagai kota yang bersih, berkelanjutan, dan berdaya saing lingkungan di masa depan. (Yds/MenCenBJB)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya
Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM
Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik
Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025
Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya
Puluhan Gerai Koperasi Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Siap Masuk Tahap Pengelolaan
Empat Jembatan Dibangun Kodim 1006/Banjar, Akses Warga di Banjar dan Banjarbaru Makin Terhubung
PTAM Intan Banjar Buka Layanan Pasang Meter Baru Secara Online

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:26 WIB

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya

Berita Terbaru

Bisnis

Sensible Medical insurance Preparations

Rabu, 26 Agu 2026 - 10:31 WIB