Pastikan Aman Dikonsumsi, DPKP Kalsel Intensif Awasi Bahan Pangan MBG

- Penulis

Kamis, 20 November 2025 - 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Intensif awasi dapur MBG. Foto – MC Kalsel untuk Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID – Komitmen menjamin keamanan pangan bagi peserta program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus ditegaskan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan. Melalui Bidang Ketahanan Pangan, pengawasan ketat dilakukan terhadap bahan pangan terutama pangan segar asal tumbuhan (PSAT) yang digunakan di dapur pengolahan MBG di sejumlah daerah.

Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman, melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Saptono, menyampaikan bahwa meski pemerintah daerah belum memiliki regulasi tertulis terkait kewenangan teknis dalam pelaksanaan pengawasan MBG, namun instruksi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) menugaskan DPKP Kalsel untuk memastikan keamanan pangan pada program tersebut

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Walaupun belum ada kewenangan secara regulasi, kami mendapatkan instruksi untuk melakukan pengawasan keamanan pangan, khususnya PSAT, di beberapa SPPG atau dapur MBG di wilayah Kalimantan Selatan, seperti di Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar,” jelas Saptono di Banjarbaru, Kamis (20/11/2025).

Menurutnya, pengawasan dilakukan melalui kunjungan langsung ke sejumlah dapur pengolahan MBG, sekaligus memberikan edukasi mengenai sanitasi dan Higienis, serta pemenuhan persyaratan penting seperti sertifikat halal dan standar keamanan pangan lainnya.

Baca Juga:  Hari Jadi ke-66 HST Jadi Momentum Perkuat Kebersamaan Bangun Banua Murakata

Selain pendampingan teknis, Bidang Ketahanan Pangan juga rutin mengambil sampel bahan pangan segar seperti sayuran, bawang-bawangan, serta komoditas lainnya untuk diuji cepat (rapid test) guna mengetahui kandungan residu kimia atau pestisida.

“Sejauh ini, meskipun terdapat kandungan pestisida, hasilnya masih dalam kategori aman untuk dikonsumsi. Untuk memastikan akurasi, kami juga mengirim sampel ke laboratorium Angler di Surabaya yang bertaraf internasional,” ujar Saptono.

Ia menegaskan, hasil pemeriksaan menunjukkan bahan pangan yang digunakan di dapur MBG masih aman dikonsumsi oleh anak-anak penerima manfaat program.

“Harapan kami, apa yang kami lakukan dapat mendukung keberhasilan pelaksanaan program MBG yang digagas Bapak Presiden dalam membantu pelajar memperoleh makanan bergizi untuk menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu agenda prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas gizi pelajar sekaligus menurunkan angka stunting dan anemia di Indonesia. (adv/MC Kalsel)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reses di Loktabat Utara, Qomal Tampung Aspirasi Karang Taruna dan Fasilitas Warga
HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya
Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM
Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik
Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025
Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya
Puluhan Gerai Koperasi Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Siap Masuk Tahap Pengelolaan
Empat Jembatan Dibangun Kodim 1006/Banjar, Akses Warga di Banjar dan Banjarbaru Makin Terhubung

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Reses di Loktabat Utara, Qomal Tampung Aspirasi Karang Taruna dan Fasilitas Warga

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:26 WIB

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025

Berita Terbaru

Bisnis

Betify Casino en Ligne | Jouez sur Betify avec 1000 €

Sabtu, 29 Agu 2026 - 00:08 WIB

Bisnis

1win casino and sportsbook in India

Sabtu, 29 Agu 2026 - 00:08 WIB