DKP3 Balangan Gelar Cooking Class B2SA, Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Keluarga Sehat

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 04:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan cooking class menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) bersama Chef Didi Prawiro yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan. Foto – MC Balangan.

MEDIAKITA.CO.ID – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan menggelar Cooking Class Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) bersama Chef Didi Prawiro di Mahligai Mayang Maurai, Kecamatan Paringin, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Balangan tersebut diikuti para pengurus TP PKK se-Kabupaten Balangan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mengolah pangan lokal menjadi menu sehat, bergizi, dan menarik bagi keluarga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain memberikan edukasi mengenai pentingnya penerapan pola konsumsi B2SA dalam kehidupan sehari-hari, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Lomba Cipta Menu B2SA tingkat Kabupaten Balangan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pelatihan langsung dari Chef Didi Prawiro mengenai teknik pengolahan bahan pangan lokal, penyajian makanan yang menarik, hingga cara memadukan berbagai sumber pangan agar memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kabupaten Balangan, Dewi Diniati, mengatakan upaya mewujudkan generasi yang sehat, aktif, dan produktif berawal dari kebiasaan konsumsi pangan yang diterapkan dalam keluarga.

“Untuk mewujudkan generasi yang sehat, aktif, dan produktif, kunci utamanya adalah keadaan di meja makan sendiri, di rumah, bersama keluarga masing-masing,” katanya.

Menurut Dewi, Kabupaten Balangan memiliki potensi pangan lokal yang sangat melimpah, mulai dari aneka umbi-umbian, sayur-sayuran, buah-buahan hingga ikan lokal yang bernilai gizi tinggi dan dapat diolah menjadi beragam menu sehat.

Baca Juga:  Ingin Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Pemkab HST Laksanakan Workshop Penyusunan Target PDRD

Ia menilai, pemanfaatan pangan lokal tidak hanya mendukung pemenuhan gizi keluarga, tetapi juga membantu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian dan perikanan daerah.

“Melalui konsumsi B2SA, pangan lokal kita di Balangan sangat berlimpah. Tinggal bagaimana kita mengolahnya agar menarik dan lezat untuk dikonsumsi,” lanjutnya.

Dewi menambahkan, kegiatan cooking class ini juga dirangkai dengan sosialisasi petunjuk teknis Lomba Cipta Menu B2SA agar peserta memahami kriteria penilaian dan konsep menu yang akan dilombakan.

Sementara itu, Ketua Pokja III TP PKK Kabupaten Balangan, Budimah, menegaskan pentingnya membangun kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman dengan memanfaatkan potensi pangan lokal yang tersedia.

“Dengan memanfaatkan sumber daya lokal, kita dapat meningkatkan gizi masyarakat, mendukung ekonomi lokal, dan mengurangi ketergantungan pada pangan impor,” ujarnya.

Menurutnya, penganekaragaman konsumsi pangan tidak hanya bertujuan memperluas pilihan makanan, tetapi juga menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, mengurangi ketergantungan pada satu jenis pangan pokok, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Budimah berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh peserta selama pelatihan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menciptakan keluarga yang lebih sehat, mandiri, dan sadar gizi. (adv/rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru