Tekan Lonjakan Harga Menjelang Nataru dan Haul Guru Sekumpul, DPKP Kalsel Gelar GPM

- Penulis

Kamis, 20 November 2025 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan PGM yang dilaksanakan oleh Pemprov Kalsel. Foto – MC Kalsel untuk Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis menekan harga kebutuhan pokok serta menjaga stabilitas inflasi di daerah.

Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah menyediakan pangan terjangkau bagi masyarakat di tengah lonjakan harga sejumlah komoditas menjelang Natal dan Tahun Baru serta momentum pelaksanaan Haul Guru Sekumpul.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi hari ini kami kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah sesuai arahan pemerintah pusat, kemudian juga Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur, dan Pak Sekda, bahwa kita sebagai pemerintah berkewajiban memberikan pangan murah kepada masyarakat,” ujar Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman melalui Kabid Ketahanan Pangan, Saptono di Kios Pangan DPKP Kalsel, Banjarbaru, Kamis (20/11/2025).

Dalam kegiatan GPM ini, pemerintah menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar, termasuk telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula, dan berbagai jenis sayur mayur.

Menurutnya, Lonjakan harga yang terjadi belakangan ini menjadi alasan utama pelaksanaan gerakan tersebut. Harga telur ayam ras di pasar umum diketahui telah mencapai Rp31.000 hingga Rp33.000 per kilogram, di atas Harga Acuan Penjualan (HAP), sementara harga ayam ras juga terus merangkak naik. Keduanya bahkan menjadi penyumbang inflasi terbesar di Kalimantan Selatan.

Baca Juga:  Pelayanan Pelanggan PTAM Intan Banjar Kini Terpadu, Bayar Tagihan dan Urus Layanan Cukup di Satu Tempat

“Harapannya melalui Gerakan Pangan Murah ini masyarakat bisa memperoleh sembako dengan harga yang terjangkau, apalagi komoditas telur dan ayam merupakan penyumbang inflasi di Kalsel,” jelasnya.

Selain faktor musim perayaan, lonjakan harga juga dipicu meningkatnya permintaan pasar, termasuk dari program Makan Bergizi Gratis serta kebutuhan besar jelang Haul Guru Sekumpul yang akan dilaksanakan pada bulan Desember.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap komoditas seperti cabai rawit, ayam, telur ayam, dan bawang merah meningkat tajam.

“Kondisi permintaan yang tinggi tentu menjadi perhatian pemerintah. Melalui GPM ini kami ingin memberikan stimulus dan membantu masyarakat agar tetap bisa membeli kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” ungkapnya.

Gerakan Pangan Murah diharapkan menjadi salah satu instrumen efektif dalam pengendalian inflasi sekaligus upaya menjaga akses pangan yang merata bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan. (adv/MC Kalsel)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya
Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM
Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik
Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025
Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya
Puluhan Gerai Koperasi Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Siap Masuk Tahap Pengelolaan
Empat Jembatan Dibangun Kodim 1006/Banjar, Akses Warga di Banjar dan Banjarbaru Makin Terhubung
PTAM Intan Banjar Buka Layanan Pasang Meter Baru Secara Online

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:26 WIB

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya

Berita Terbaru